Puisi Payung Hitam

Dalam guguran gerimis engkau berbaring
Menutup senja dalam duka
Tak ada lagi sinar mentari terbuka
Hanya kabut hitam tinggal menghadang
Dalam sekejap aku menjadi orang asing
Termenunng sendiri, menangis tiada henti
Aku telah mengabaikan rumput ilalang
Karena aku hanya ingin sendiri
Agar tak seorangpun merayu
Merampas kenanganku bersamanya
Di setiap hari yang terganti
Disetiap waktu yang berubah
Aku akan tetap menanti
Tak akan pernah berhenti berharap
Kau memang sudah belayar jauh
Meninggalkan duniamu
Tapi kau tak pernah meninggalkan duniaku
Kau akan selamanya dihatiku
Bersemayam mengisi ruang kalbuku

By : Dhea Elsa Anggreni
SMK Giri Pandawa